RADIAL NERVE PALSY ET CAUSA HUMERAL SHAFT FRACTURES SINISTRA: LAPORAN KASUS
RADIAL NERVE PALSY ET CAUSA HUMERAL SHAFT FRACTURES SINISTRA: CASE REPORT
DOI:
https://doi.org/10.22487/m38a9634Keywords:
Demam Tifoid, Salmonella TyphiAbstract
Pendahuluan: Fraktur merupakan istilah dari hilangnya kontinuitas tulang, baik yang bersifat total maupun sebagian yang dapat terjadi pada seluruh tulang salah satunya adalah tulang humerus. Fraktur pada humerus rentan menyebabkan terjadinya lesi pada saraf yang berjalan pada di spiral groove dari humerus, yaitu saraf radialis atau nervus radialis. Lesi pada saraf radialis ini dapat menyebabkan paresis saraf radialis atau radial nerve palsy pada seseorang yang menderitanya dengan berbagai gejala yang seringkali timbul seperti kelemahan, mati rasa, dan ketidakmampuan dalam menggerakkan otot terutama pada otot lengan. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), kasus fraktur terjadi di dunia kurang lebih 13 juta orang pada tahun 2016 dengan prevalensi 2,7%, sedangkan pada tahun 2017 kurang lebih 18 juta orang mengalami fraktur dengan prevalensi 4,2% di seluruh dunia. Komplikasi yang paling sering terjadi adalah sindrom kompartemen, kerusakan saraf terutama saraf radial, dan risiko infeksi apabila terdapat luka terbuka.

