THYROID ASSOCIATED OPHTALMOPATHY (TAO) : LAPORAN KASUS

THYROID ASSOCIATED OPHTALMOPATHY (TAO) : CASE REPORT

Authors

  • Ince Gunawan Rahman Universita Tadulako
  • Neneng Helijanti Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Rumah Sakit Undata, Sulawesi Tengah, Indonesia, 94118
  • Citra Azmi Anggita Departemen Bioethics, Humanity and Social Health Science, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako-Palu, Indonesia, 94118
  • Christin Roni Nayoan 3Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako-Palu, Indonesia 94118

DOI:

https://doi.org/10.22487/7zxxx650

Keywords:

Thyroid associated Ophtalmopathy (TAO), Graves’ ophthalmopathy,Oftalmopati

Abstract

Pendahuluan: Insidensi penyakit Thyroid associated ophtalmopathy (TAO) dilaporkan lebih banyak terjadi pada perempuan, dengan 16 kasus per 100.000 perempuan, dibandingkan dengan 2,9 kasus per 100.000 pada laki-laki. Perubahan yang dialami pada penderita TAO berupa bertambahnya ukuran otot ekstraokuler dan lemak retrobulbar, sehingga mengakibatkan penonjolan pada bola mata dan terlihat berwarna kemerahan yang dapat mengancam, melemahkan, dan merusak penglihatan. Laporan kasus: Pasien perempuan berusia 37 tahun datang ke poli klinik mata RSUD Undata dengan keluhan penonjolan bola mata kiri yang dirasakan sejak kurang lebih 2 tahun yang lalu. Kesimpulan: Operasi dekompresi Orbita salah satu tindakan yang penting untuk kasus-kasus TAO, namun di RS Daerah, pasien dengan TAO hanya diberikan terapi Cendo Lyteer Eye Drops untuk melumasi serta menyejukkan mata pasien tanpa dilakukan tindakan operatif dikarenakan pasien yang menolak untuk melakukan tindakan operasi tersebut dengan alasan takut. Hal tersebut menunjukkan perlunya edukasi yang baik kepada pasien dengan TOA untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya tindakan operatif untuk mencegah terjadinya komplikasi dari TAO

Downloads

Published

2026-04-27

Most read articles by the same author(s)